Rabu, 06 Agustus 2014

Navas Tolak Tawaran Klub Top Demi Madrid


Keylor Navas. © AFP

Agen Poker Online Texas Poker - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengungkapkan bahwa Keylor Navas sempat mendapat banyak tawaran menggiurkan dari klub top Eropa lainnya. Namun sang kiper lebih memilih untuk bermain bagi Los Blancos.

Selain itu, Perez juga menegaskan Navas akan mendapat dukungan dari seluruh rakyat Kosta Rika, mengingat ia adalah pemain pertama dari negaranya yang pernah membela Madrid.

"Navas sudah menunjukkan profesionalisme yang hebat di beberapa tahun belakangan. Ia banyak berkorban dan menunjukkan kualitas. Ia banyak mendapat tawaran dari klub top lainnya, namun ingin bermain di sini," tutur Perez di sela-sela presentasi eks pemain Levante tersebut.

"Ini akan menjadi kali pertama seorang pemain dari Kosta Rika bermain di sini, anda memiliki rasa hormat dan kebanggaan untuk melakukan itu. Seluruh Kosta Rika akan berada di sisi anda, dan juga fans Real Madrid di seluruh dunia," pungkas Agen Poker Domino.

Navas akan mengenakan seragam nomor 13 di Madrid.

Keylor Navas mengaku amat bersyukur ia bisa menjadi bagian dari Real Madrid, klub yang ia anggap sebagai yang terbaik di seantero planet.

Kiper Kosta Rika itu ditransfer Los Blancos dari Levante dengan nilai transfer mencapai 10 juta euro. Pemain berusia 27 tahun mampu memikat petinggi klub usai ia tampil apik di Piala Dunia 2014.

"Ini apa yang benar-benar saya inginkan dan sekarang saya menjadi bagian dari klub terbaik di dunia," tutur Navas pada reporter Agen Bola Piala Dunia.

"Saya akan memberikan segalanya untuk jersey ini, di setiap sesi latihan dan di setiap pertandingan yang saya mainkan. Saya berharap bisa membantu Real Madrid mendapatkan banyak gelar," pungkasnya.

Navas bakal bersaing dengan Diego Lopez dan Iker Casillas untuk bisa jadi kiper utama Madrid.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tanpa ragu menyebut klubnya memiliki skuat yang sempurna.

Meski demikian, guna menghadapi tantangan yang makin berat di musim mendatang, Perez menyadari pentingnya klub untuk melakukan belanja di bursa transfer demi mendatangkan beberapa pemain top dunia.

"Kami memiliki tim yang sempurna, namun kami juga harus berusaha keras untuk membuatnya menjadi semakin kuat," tutur Perez di sela-sela presentasi kiper anyar Keylor Navas.

"Kami memiliki tantangan yang unik dan spesial, seperti Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub," tutup Agen Poker Domino Online.

Selain Navas, Madrid sejauh ini sudah berhasil mendatangkan Toni Kroos dan James Rodriguez.

Lihat juga Xavi Nilai Messi Terlihat Senang

Jumat, 06 Juni 2014

Fakta Tersembunyi Adolf Hitler

1. Adolf Hitler tak Melulu Horor



Dunia mengenalnya sebagai diktaktor keji. Namun dalam foto-foto langka berikut ini, Adolf Hitler sama sekali tak menampilkan kesan menyeramkan. Sebagai tukang foto pribadi pemerintah Jerman, Hugo Jaeger memperoleh kesempatan langka untuk mengabadikan momen penting saat kebangkitan pemerintah fasisme di negara itu.

Ia mendapat akses untuk menjepret Hitler saat melakukan kampanye keliling Eropa. Juga saat-saat ia sedang intim dengan para kolega.

Seperti dalam sebuah foto yang dimiliki majalah Life dan dilansir Daily Mail, terlihat pria yang dijuluki die fuhrer ini tersenyum agak sedikit malu karena dikerumuni para siswa Austria. Foto-foto berwarna ini amat langka. Jaeger adalah salah satu pakarnya, pada masa itu. Sebagaimana dikutip Life, Hitler pernah berkata pada Jaeger, “Masa depan milik fotografi berwarna.

Kisah fotonya sendiri juga unik. Jaeger sempat ketakutan saat rumahnya digrebek tentara Amerika, yang sudah sempat mengambil kopor tempatnya menyembunyikan salinan foto. Ia khawatir foto itu akan dimusnahkan. Namun, serdadu Amerika lebih tertarik dengan sebotol minuman cognac. Jaeger menyembunyikan lagi karyanya di wadah kaca, di luar kota dan akhirnya menjualnya keLife pada 1965 lalu.

Foto lainnya menunjukkan Hitler sedang santai bersama seorang wanita. Kemudian saat ia tampak gembira dihadiahi sebuah mobil dari Ferdinand Porsche, pengusaha Austria.

2. Adolf Hitler mempunyai selera seni yang bagus



Apa yang dilakukan seorang diktator saat senggang? Orang hanya tahu Adolf Hitler dari upayanya menciptakan perang. Namun seperti apa caranya bersantai? Beberapa foto yang tak pernah beredar, seperti dimuat Daily Mail, menunjukkan Hitler ternyata memiliki selera yang bagus.

Foto-foto tersebut dijepret oleh Hugo Jaeger yang bekerja sebagai salah satu fotografer pribati Hitler, peroode 1936-1945. Jaeger mendapat akses untuk mengabadikan momen-momen pribadi pemimpin yang dipanggil die fuhreroleh para pengikutnya itu.

Mulai dari furniture pilihannya, patung-patung yang dipajang hingga lukisan. Termasuk yang berada di apartemen Hitler di Berlin. Hitler terobsesi dengan arsitektur besar serta monumen raksasa yang mengundang decak kagum dari pengunjungnya. Tak hanya foto-foto rumah, Jager juga menjepret Hitler sedangbersantai bersama istri politisi di rumahnya di Upper Bavaria, sekitar 1930-an.

3. Lukisan Hitler Laku Rp378 Juta



Lukisan karya Diktator Nazi Adolf Hitler yang dibuat pada 1913 lalu, laku 32 ribu euro atau sekitar Rp378 juta dalam sebuah pelelangan.

Lukisan itu lakukan dilelang di Slovakia, melalui internet oleh rumah lelang Darte, pada Minggu (29/1). Harga awal lukisan bernama Maritime Nocturno’ itu 10 ribu euro. Pakar lukisan dari Darte, dilansir Straits Times, menyatakan lukisan itu nilainya 25 ribu euro. Lelang online ini berlangsung secara tertutup.

Lukisan ditawar oleh keluarga pelukis Slovakia yang tak dipublikasikan namanya dan mungkin pernah bertemu Hitler secara langsung saat masih menjadi pelukis pada awal abad 20 di Wina,†kata pemilik Darte, Jeroslav Krajnak.

Lukisan Maritime Nocturno bergaya mixed-media, menggambarkan bulan purnama di kegelapan malam yang berada di atas laut. Cahaya bulan terpantul dengan indah di atas permukaan laut.

4. Adolf Hitler Pernah Bercelana Pendek



Pernah lihat Adolf Hitler pakai celana pendek? Penampilan itu terdapat di salah satu dari sekian banyak foto-fotonya yang belum pernah dirilis, seperti berikut ini. Foto-foto ini diambil pada 1920-an, menampilkan pemimpin Nazi ini dalam berbagai pose. Lengkap dengan tampang dan gerakan aneh, seakan berlatih sebelum pidato kepada rakyat Jerman.

Pria yang mengambil foto-foto tersebut, dilansir Daily Mail, adalah fotografer pribadinya, Heinrich Hoffmann. Ia ingin menunjukkan pada Hitler, bagaimana ia nantinya akan dilihat oleh rakyat.

Saat masih hidup, Hitler sendiri yang melarang foto tersebut dirilis. Seperti salah satunya, foto mengenakan celana pendek dan sedang bersandar di sebuah pohon. Hoffmann menyimpan foto tersebut di studionya hingga perang berakhir dan kemudian tersimpan di berbagai arsip.

Ia kemudian menerbitkan memoarnya yang kurang populer, Hitler Was My Friend, pada 1950-an. Kini, buku itu diterbitkan versi bahasa Inggris-nya.

5. Hitler Punya Anak Rahasia di Prancis?



Seorang pria Inggris membongkar buku harian yang ditulis ayahnya, seorang tentara Inggris saat Perang Dunia II. Isinya membuat ia terkejut. Yakni klaim bahwa Hitler punya putra yang tinggal di Prancis.

Selama beberapa dekade, buku itu tersimpan di kardus bersama barang-barang lainya milik mendiang seorang insinyur yang ikut berperang membela Inggris, Leonard Wilkes. Putra Leonard, Alan (72), menunjukkan diary yang ditulis ayahnya itu.

Diary itu tersimpan di kotak. Saya bahkan hendak membuangnya. Tapi terkejut saat membacanya. Ayah tak pernah menceritakan tentang perang kepada saya hingga akhir hidupnya. Jadi, saya tak tahu ia punya diary itu,†paparnya, dikutip Daily Mail. Alan tak tahu diary itu akan menjadi lebih berharga lagi setelah klaim dari majalah Prancis, Le Point, bahwa Hitler kemungkinan memiliki putra saat mengabdi sebagai tentara dan ditempatkan di Prancis, pada masa Perang Dunia I.

Diary Leonard merupakan bukti tertulis mengenai Jean-Marie Loret asal Prancis, yang hingga ajalnya meyakini diktator Nazi Adolf Hitler adalah ayahnya. Alan ikut maju, mendukung klaim Loret mengenai hubungan ibundanya dan Hitler yang masih kopral muda asal Jerman, pada Perang Dunia I.

Leonard adalah salah satu serdadu pertama yang mendarat di pesisir Normandy saat D-Day, Juni 1944. Ia terus menulisnya selama berjuang membebaskan Prancis. Diantaranya memuat dugaan hubungan Hitler dan Charlotte Lobjoie, musim panas 1917.

Pada 30 September 1944, Leonard berkisah mengenai hari yang dianggapnya menarik. Ia berkunjung ke rumah tinggal Hitler saat masih kopral dan bertemu perempuan yang melahirkan putra Hitler. Si perempuan berkata, anaknya saat itu bertempur membela Prancis dan melawan Jerman.

Loret lahir pada Maret 1918 dan baru diceritakan oleh ibunya mengenai sang ayah, sesaat sebelum perempuan itu meninggal dunia pada akhir 1950-an. Loret meninggal dunia pada 1985 dalam usia 67 tahun, tanpa pernah membuktikan apakah benar Hitler ayahnya. Lobjoie menyerahkan putranya kepada keluarga Loret untuk diadopsi pada 1930-an. Loret kemudian tahu ada pejabat militer Jerman yang memberikan uang kepada ibunya saat Perang Dunia II. Sepeninggal ibunya, ia juga menemukan sebuah lukisan di loteng rumahnya, dengan tanda tangan Hitler.

6. Hitler Punya Rumah di Los Angeles



Mendiang diktator Nazi Adolf Hitler ternyata memiliki rumah di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Rencananya, rumah itu akan menjadi tempatnya menikmati kemenangan perang. Hitler begitu percaya skenario Nazi yang akan memenangkan perang dan menguasai dunia, sehingga simpatisannya di Amerika rela menggelontorkan jutaan dolar membangun tempat yang siap menampung die fuhrer.

Seperti diberitakan Daily Mail, tempat itu ditenagai mesin diesel dan memiliki tangki air berkapasitas 375 ribu galon. Terdapat lemari pendingin raksasa untuk menyimpan daging serta 22 kamar tidur. Bahkan, ada pula bunker antibom di tempat yang tadinya dijaga ketat itu.

Rumah ini juga direncanakan untuk komunitas fasisme di Hollywood yang berharap bisa selamat dari perang. Beberapa rencana meneruskan pembangunan banyak yang belum terlaksana. Seperti konstruksi lima perpustakaan, sebuah kolam renang, ruang makan dan gymnasium.

Semua uang yang digunakan berasal dari Jerman. Rencana ini gagal total setelah tragedi pemboman Pearl Harbor di Hawaii oleh Jepang pada 1941. Amerika ikut terlibat dalam Perang Dunia II. Polisi menggerebek tempat itu dan menahan puluhan penganut fasisme yang sudah menghuninya.

Kini, tempat itu terbengkalai dan dindingnya dipenuhi lukisan grafiti. Buldozer tampak diparkir tak jauh, hendak meratakannya agar bisa menjadi tempat piknik untuk para hikers. Tak lama lagi, bagian dari sejarah Amerika ini akan terlupakan.

Padahal, tempat yang dekat dengan rumah sutradara ternama Steven Spielberg itu bak magnet bagi sejarawan, seniman, orang-orang penasaran dan Nazi jaman modern. Kabarnya, novelis Henry Miller sempat tinggal di rumah itu.

Rumah ini dibangun oleh Silver Shirts, kelompok fasisme pada 1930-an yang mendapatkan nama mereka dari organisasi grass root Hitler, Brown Shirts. Fasisme di Amerika sempat bangkit pada masa Great Depression 1930-an silam dan Silver Shirts dikenal sebagai yang paling fanatik.

Lihat juga Gadis Majalah Playboy Yang Mati Menggenaskan


Artikel Menarik Lainnya

Sabtu, 24 Mei 2014

Tindak Kriminal Memakai Payudara

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia - Khususnya bagi mereka para wanita, payudara merupakan aset penting yang menunjang penampilan. Namun Di balik keindahannya, ternyata payudara juga bisa berbahaya. Karena ada beberapa kasus tindak kejahatan yang dilakukan menggunakan payudara sebagai alatnya. Tingkat kejahatan yang dilakukan juga bervariasi, mulai pencurian, penganiayaan, hingga pembunuhan. Payudara yang besar adalah yang paling rentan disalahgunakan. Maka dari itu, ada baiknya jangan mudah tersilaukan oleh payudara yang berukuran 'raksasa'. Nah, berikut kasus-kasus aneh dimana wanita-wanita ini Menggunakan Payudara untuk Bertindak Kriminalantara lain.

1. Franziska Hansen



Payudara besar tidak hanya mengagumkan tetapi juga mematikan. Di Jerman, seorang pria dibekap kepalanya dengan payudara oleh kekasih yang sakit hati hingga hampir mati. Tim Schmidt, sang korban percobaan pembunuhan akhirnya memperkarakan kasus tersebut. Pasangannya, Franziska Hansen, yang memiliki payudara berukuran 38DD pun harus diadili atas perbuatannya yang dilakukan sekitar bulan Mei 2012 lalu. Schmidt menduga, Franziska sengaja ingin membunuhnya setelah mengetahui bahwa ia berencana meninggalkan wanita tersebut. Lihat juga Band Black Metal Penganut Satanisme

2. Karin Hoffer



Kali ini di Jerman, seorang wanita menggunakan payudaranya untuk membekap pasangan sampai sekarat. Saat tengah bercinta, Karin Hoffer membekap kepala pasangannya, Andreas Koller, ke dalam belahan payudaranya sampai hampir mati lemas karena susah bernapas. Sahabat anehdidunia.com Hoffer tak bisa berdalih sedang melakukan permainan seks karena dia juga mencekik leher Koller saat berhasil lepas dari bekapan payudara. Dalam persidangan di bulan Maret 2013 lalu, pengacara menyampaikan bahwa Hoffer mengalami trauma psikologis dan membutuhkan perawatan.

3. Stephanie Robinette



Pada bulan Juni 2011, seorang ibu bernama Stephanie Robinette dituduh melakukan penyerangan kepada polisi dengan cara menyemprot ASI dari payudaranya. Ibu berusia 30 tahun ini memang sedang dalam masa menyusui bayi. Hanya saja, tindakan kriminalnya ini dilakukan dalam kondisi mabuk. Kisah ini bermula ketika Robinette bertengkar dengan suami lalu mengunci diri di dalam mobil. Ketika petugas tiba, dia malah keluar dan 'menembaki' Agen Taruhan Bola Piala Dunia 2014 dengan ASI. Entah sejauh apa tembakan yang bisa dilakukan ibu ini.

4. Donna Lange



Pada bulan Januari 2013 lalu di Amerika Serikat, wanita berpayudara besar menganiaya kekasihnya dengan cara dibenamkan di antara belahan dada sampai tewas. Donna Lange, sang pelaku pembunuhan, harus berhadapan dengan hukum. Sahabat anehdidunia.com wanita berbobot 87 kg ini mengaku kesal dengan korban. Saksi mata melihat Donna mendorong korban yang tidak disebutkan namanya hingga jatuh ke lantai rumahnya di wilayah Everett, Washington. Saat korban masih terbaring, Donna langsung menaikinya dan membekap wajah korban dengan belahan dadanya. Korban yang berusia 51 tahun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

5. Ailene Brown dan Shmeco Thomas



Dua orang wanita ditahan karena mencuri barang-barang dari Agen Poker Online Texas Poker lalu menyembunyikannya di balik payudara. Peristiwa ini terjadi di bulan Desember 2010. Kedua pelaku yang memang kelebihan berat badan tersebut bernama Ailene Brown (28) dan Shmeco Thomas (37). Barang yang dicuri adalah 4 pasang sepatu, 3 pasang celana jeans, dompet, dan sarung tangan. Brown menggunakan pisau untuk memotong label pengaman dari barang belanjaan, lalu menyimpan 2 barang curian di bawah ketiak, perut dan payudara. Untung karyawan toko keburu mengetahuinya.

Source
PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia
LigaDaun.com Agen Taruhan Bola Piala Dunia 2014 Casino Tangkas Poker Online Terbaik Terbesar Dan Terpercaya
Sakaupoker.com Agen Poker Online Texas Poker Yang Terpercaya

Selasa, 29 April 2014

Parfum Klasik & Abadia

Saat ini mungkin ada ribuan jenis dan merek parfum di pasaran. Aroma parfum yang sekarang lebih disukai adalah yang beraroma segar dan buah-buahan. Tetapi tak ada salahnya lho sesekali memakai wewangian yang memiliki keharuman klasik. Enam parfum berikut telah beredar puluhan tahun yang lalu, dan hingga kini keharumannya yang klasik, elegan dan mewah, masih digemari. Lihat juga Wanita Seksi Penakluk Musik.

1. Chanel No.5, diluncurkan tahun 1921



Parfum ini memiliki wangi yang mewah dan sophisticated. Keharumannya mampu memancarkan sensualitas pemakainya. Top note parfum ini kental dengan wangi neroli, kenanga, melati dan mawar. Sedangkan base notes-nya memiliki keharuman sandalwood dan vanila. Para penggemar parfum sepakat memilih parfum ini sebagai parfum terbaik sepanjang masa.

2. Joy dari Jean Patou, diluncurkan tahun 1929

Tahukah Anda bahwa parfum ini membutuhkan 10.000 kuntum melati dan 28 lusin mawar Bulgaria untuk membuat satu ons minyak parfum? Tak heran bila keharumannya sangat khas, mewah, sekaligus extravagant. Rasanya pantas membayar mahal, sekitar empat juta rupiah, untuk sebotol parfum abadi ini.

3. Fracas dari Robert Piguet, diluncurkan tahun 1948

Masterpiece yang satu ini terkenal karena keharumannya yang sederhana sekaligus feminin. Sejak diluncurkan parfum ini telah menjadi kesayangan para wanita Perancis yang terkenal memang senang tampil bergaya.

4. Shalimar dari Guerlain, diluncurkan tahun 1925

Rumah parfum Guerlain telah memproduksi lebih dari 600 jenis parfum, tapi tak ada satupun yang bisa menyaingi kepopuleran shalimar. Namanya yang eksotis setara dengan bentuk botolnya yang cantik. Parfum ini memiliki aroma melati, bunga iris, dan kemenyan membuat wewangian ini memiliki keharuman oriental.

5. Opium dari Yves Saint Laurent, diluncurkan tahun 1977


Rasakan keharuman yang 'memabukkan' lewat aroma buah-buahan, karakter bunga dan wangi rempah yang segar. Selain mewah, opium juga menawarkan aroma yang seksi sekaligus misterius dalam satu botol.


Artikel Menarik Lainnya

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia
Buka-bukaan Bisnis Online Sederhana Hasil Dahsyat Modal Hemat

Selasa, 08 April 2014

Elevator Paling Menakutkan di Dunia

Bagi anda, mungkin elevator adalah sarana yang nyaman dan mudah untuk anda naik lentai atas sebuah gedung, Tidak salah, karena memang itulah fungsi elevator. Namun apakah hanya perjalanan antar lantai yang anda dapat dengan elevator? Anda ingin mendapatkan kenikmatan lain dengan menggunakan elevator? Lihat juga jalur kereta api paling indah di dunia. Coba saja elevator-elevator di bawah ini, karena selain mendapatkan kenyamanan perjalanan antar lantai, anda juga bisa mendapatkan pacuan adrenalin dan jantung anda secara gratis, tidak percaya?
Berikut 5 Elevator Paling Ekstrim di Dunia :

1. Swiss Skydive elevator



Swiss Skydive adalah elevator yang dirancang untuk memaju adrenalin anda, bagaimana tidak, elevator yang bisa naik di ketinggian ratusan kaki ini bagian dasarnya dibuat dari kaca metalik berteknologi tinggi, sehingga anda bisa melihat pemandangan di bawah elevator (yang tentunya sangat membuat jantung berdesir) tanpa takut akan jatuh.

2. Stockholm Globe Arena elevator



Stockholm globe arena adalah konstruksi bangunan unik berbentuk separuh bola Golf yang ada di kota Stockholm, salah satu yang terkenal dari bangunan ini adalah elevatornya, anda bisa naik puncak bangunan dengan menggunakan elevator melingkar, tentunya dengan elevator kaca agar anda bisa menikmati pemndangan salju kota Stockholm dan juga sensasi ketinggianya.

3. Bailong elevator


Bailong Elevator adalah salah satu elevator outdoor tertinggi di dunia, Elevator ini berada di Tebing Wulingyuan di Zhangjiajie, China. Dengan elevator ini, anda bisa menikmati sensai ketinggian tebing Wulingyuan dengan segala keindahanya di ketinggian 1.070 kaki (sekitar 300 meter)

4. Taipei 101's elevator


Bukan ketinggian yang menantang dari elevator ini, namun kecepatan naiknya. bayangkan saja, elevator ini naik ke atas dengan kecepatan 37.7 mph, Tak heran jika elevator ini dinobatkan sebagai elevator tercepat di dunia, anda bisa sampai ke lantai 10 dari lantai dasar hanya dalam beberapa detik saja.

5. Eiffel Tower Passenger Elevators


Inilah salah satu elevator paling terkenal di dunia, Eiffel Tower Passenger Elevators. Elevator inilah yang membaea pengunung Menara Eiffel untuk bisa naik ke bagian atas menara Eiffel. elevator ini dirancang dengan bentuk yang terbuka sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan menara Eiffel dan kota paris.



Minggu, 09 Maret 2014

Kau yang Merubah Hatiku

Awal dari sebuah rasa manis akan tetap manis jika kita pintar megolah rasa manis itu agar tetap manis. Cerita itu berawal pada sebuah hubungan antara cewek manis yang sering disapa Indi dengan cowok yang sering dipanggil Ihsan. Hubungan mereka yang telah berjalan hampir 9 bulan ini berawal mulus dan penuh dengan bahagia.
Rasa pahit ini dimulai saat hari-hari sebelum ulang tahun aku diakhir bulan awal tahun ini. Sebuah perubahan terjadi pada Ihsan. Waktu yang tak pernah ada untukku membuatku sudah kehabisan kesabaran untuk selalu ngertiin Leo yang sibuk berkerja,hingga hari liburpun ia tetap bekerja. Hingga 2 minggu sebelum ulang tahunku,aku mengirim sebuah pesan panjang kepada Ihsan.
To : (085643xxx890) Ihsan sayang
Aku tak tau knp km berubah. Km lupa dgn semua janji hubungn kita. Aku rasa ini puncak dari sebuah rsa sabarku. Aku ingin kita udahan aja,jalan ini mgkn yg terbaik. Maaf utk smua dan maksh untuk hari2 lalu. Aku bukn berhnti mencintai tpi aku ingin berhnti menyakiti hati.
Dengan rasa berat hati dan meneteskan air mata,aku mengirim pesan itu ke dia. Namun seperti yang sudah aku duga,tak ada tanggapan dari Ihsan hingga satu minggu sebelum ulang tahun.
Hari-hariku sangat berat saat ia sedang menghadapi ujian yang sedang berlangsung di kampusnya aku juga harus menghadapi masalah dengan Ihsan
Saat aku berkeluh kesah dengan sahabat akrabnya yang suka dpanggil “Sipit” namun ia juga tak memberi respon bahkan saat aku memulai cerita,
“pit,aku sebel deh ama Ihsan,aku dicuekin,sampe aku ngomong putus aja gak direspon,pokonya akau penegen putus dari Ihsan ………….”
Belum selesai aku bercerita sipit langsung jawab dengan pernyataan juteknya dan muka jelek, “udah ah mb Indi,aku mau pulang,capek aku”,sambil dia meanarikku untuk pulang. Dengan rasa sedih aku menganggukkan untuk mengiyakan agar sipit pulang.
Aku berjalan menuju tempat parkir motor sambil memikirkan,kenapa dengan Sipit. Otakku ini penuh banget,Sipit jadi berubah, Ihsan juga gak kalah berubah,ditambah ujian yang bakal dihadapi. Dalam hatiku cuma berucap “ ujian hidup dan ujian kampus kok berat banget”. Aku mencoba menghubungi Pit berulang kali namun jawaban dari operator selalu sama “nomor yang anda tuju sedang sibuk”. Aku mencoba sms Sipit..
To : (085678901xxx) Sipit
Pit,kok sekarang kmu berubah,saat ini kau butuh kamu pit 
Sambil menunggu balasan dari Sipit aku berpikir apa Sipit juga punya masalah jadinya gak mau dicurhatin. Tak berapa lama ada pesan masuk dihandphoneku,dalam hati inginnya leo yang sms aku. Tap aku yakin pasti Sipit yang balas.
Jreng,,dengan terkejut …
Dari : (085643xxx890) Ihsan sayang
Sayang aku lagi sibuk buat beberapa minggu ini.
Setelah baca ini ada rasa lega tersendiri ternyata dia sibuk tapi makan hati juga kalau gini terus. Lalu tak berapa lama sipit menyusul membalas sms dariku.
Dari : (085678901xxx) Sipit
Mb Ndi,sorry aku lagi irit pulsa,gak bisa balas smsmu.
Dengan rasa yang udah bercampur dihati sms mereka takku balas,dan membuang handphoneku dari hadapanku. Jam dinding di kamarku yang udah nunjukkin pukul 23.00 WIB tapi mata susah banget dipejamin. Udah beberapa hari ini aku tidur diatas jam 01.00 WIB. Tapi aku berusaha memejamkan mata namun handphone berdering,sebuah lagu menjadi lagu tanda panggilan masuk. Aku tak ingin melihat siapa yang menelpon malam gini,tapi telepon itu tidak berhenti berdering.
Ku coba melirik handphone dan melihat sebuah nama yang taka sing,karena ternyata yang telepon itu adalah Ihsan. Dengan segera aku menganggat telepon.
“Assalammualaikum, Ndi”. Sebuah salam yang terdengar dari seberang namun kali ini Ihsan berubah karena memanggilku Indi.
“Walikumsalam,gimana ada apa?” dengan gaya biasa karena tetep aku jaga gengsi. Hehehe..
“kok belum tidur,Ndi”,dengan nada datar dan tanpa dosa.
“belum aja,belum ngantuk. Kamu sendiri kenapa belum tidur juga?”
“Kok panggilnya ‘kamu’ ?”. Ihsan ini paling gak suka kalau dipanggil ‘kamu’ walaupun lagi marahan.
Aku juga Cuma jawab singkat,”kamu ja panggil aku Ndi”.
Malam ini begitu dingin,sekalinya telepon seperti ini. Lama sekali kami terdiam,entah apa yang dipikirkan oleh Ihsan saat ini.
“Em,tidur yuk,udah malam,nanti sakit.” sebuah ucapan manis dari Ihsan ini lumayan menyejukkan hati kalau dia masih perhatian denganku.
Aku dengan sedikit menghilangkan gengsi,”ya udah tidur,besok kan kamu kerja juga”
“ya udah,met malam ya”. Tuttt.. Tuttt..Tutttt …
Tiba-tiba telepon itu terputus,aku belum sempat membalas ucapannya. Bahkan ucapan yang sering dilakukkan pun tiba-tiba hilang.
Aku tetap tidak bisa tidur,aku berpikir terus “apa yang kamu mau sih Ihsan,putus gak dikasih jawaban,tapi masih perhatian”. Dengan gemasnya boneka beruang yang pernah ia berikanpun jadi sasaran kemarahanku. Aku coba mengajak bicara boneka itu,
“apa sih mau mu Ihsan?”
“aku ini masih pacaramu bukan?”
“aku bingung ma kamu”. Sambil kupukul-pukul boneka itu,”jawab dong,diem aja kamu”.
Tiba-tiba air mata ini menetes perlahan dan dengan rasa sayang aku memeluk boneka.
Dengan lirih aku berucap, “Ihsan aku sayang ama kamu,tapi kamu bikin aku nagis terus.”
Pelukanku keboneka menemaniku hingga aku terbangun dari tidurku. Pagi cerah ini dengan mata agak sedikit sembab mencoba untuk bersemangat ke kampus. Hari ini bakal jadi jadwal yang paling bosen,kuliah dan rapat organisasi hingga sore. Tapi aku berpikir ini mungkin cara menghilangkan rasa sedihku.
Seperti biasa aku janjian dengan Sipit di kampus karena beberapa mata kuliah kami sama jadi kadang kami sekelas. Kami mendapat julukan “emak dan anak” karena tiap Sipit dating duluan yang ditanyain aku begitu juga sebaliknya.
Dari belakang mencoba mengagetkan Sipit,“dor…Pit,,,”
“yeee…mb Indi,kagetin aja. Gak sedih lagi ni?”
“udah enggak dong,kan males mikir orang yang gak mikir aku”
“kenapa Ndi mata kamu,dicium nyamuk apa semut cowok ni.hahahaha”. Dengan gaya khas ketawa sambil matany merem sipit mengejekku.
“apaan sih kamu,Pit.. Ini mata sembab karena aku pompa,niatnya matanya biar belok dan gak Sipit kayak kamu”. Sambil aku membuka mata dengan jariku dan berlari karena aku ngejek Sipit.
Seketika itu pikiranku tentang Ihsan hilang, ya walaupun Sipit gak dengerin ceritaku, setidaknya bisa bikin ketawa aku. Karena kami punya semboyan “Kita gak sedih lagi,gak nangis lagi”. Itu Cuma kalimat dari lirik lagu Smash tapi bisa bikin seneng.
Hari-hari berikutnya terasa cepat sekali,sampai gak inget kalau besok udah hari ulang tahunku. Dan beberapa hari ini gak nyangka nama Ihsan hilang di pikiranku,kita sama-sama gak saling smsan atau telepon.
Hari yang ditunggu namun bikin kecewa,semalaman aku tak tidur berharap Ihsan bakal jadi orang pertama yang mengucapkan ulang tahun ini. Tapi aku gak begitu peduliin itu,karena banyak sahabat,keluarga yang memberiku ucapan dan lebih special.
Lebih malasnya lagi hari ini masuk kuliah,sesampainya disana. Sebuah kejutan kecil dari temen-temen.
“happy bday to u,,,happy bday to u,,happy bday,happy bday,happy bday Indi…..”
Sebuah donat kecil dan lilin diatasnya dibawa oleh Sipit untukku.
“Tiup lilinya mb Ind,tapi,,,make a wish dulu ya…”
Ku memejamkan mata dengan sebuah doa,dan saat ku buka mata ini ku meniup lilin. Donat kecil itu ku potong kecil-kecil agar semua temen ikut menikmati,walaupun dikit. Suapan pertama untuk sipit sambil cipika cipiki.
“Happy bday mb Indi”
“makasih sayangku”
Dan hari ini waktu itu cepat sekali,kejutan dan ucapan tak henti-hentinya datang. Namun tak satu smspun dari Ihsan untuk mengucapkan ulang tahun. Sekalinya aku lihat jam udah jam 17.00 WIB. Dan saatnya pulang kerumah dengan rasa penuh kebahagiaan. Aku jadi mengerti arti sebuah persahabatan.
“balik yuk,Pittttt,udah capek ni seharian dan aku juga udah bosan kalau ketemu kamu terus.heheheh..” sambil gemes ama pipinya yang chubby banget.
Dengan jengekelnya Sipit menarik tanganku,”sakit tauuu…hehehehe. Serius ni bosan ma aku?hehehe”.
“iya,untung aja kuliah itu gak 24 jam,coba 24 jam bisa mati konyol ketawa ma kamu terus.”
“Agh,nyebelin mb Indi ni,”dengan muka manyunnya.
“Tapi kalau ketawa sambil merem dan gak boleh manyun ntar tak tinggal pulang lho”
“jangan,,nebeng sampe depan ya”,dengan muka melas dia dan senyum Sipitnya.
Dengan sikap hormat,aku menjawab “siap laksanakan boss..sipitnya mana sipitnya”,aku mencoba masih menggodanya.
Aku dan sipit menuju parkir kampus untuk mengambil motor . Saat menuju motorku aku heran kok ada sebuah kantong plastik yang tergantung dimotorku.
“Pit,tu ada plastik punya sapa ya?”
“Ya punya mb Indi dong,kan dimotor mb Indi”
“Tapi aku tadi gak bawa apa-apa,jangan-jangan…………..”
“jangan-jangan apa mb Indi?”
“jangan-jangan Bom Pit,kaburrrrrr…………”,aku langsung berlari berniat ngerjain sipit yang kaget. Sipit juga ikut lari dan berterika,”Mb Indi tunggu”, dengan nada manja anak kecil.
“mb Indi,liat aja yuk”
Kami mencoba kembali ke motor kami dan melihat isi kantong yang ada di motorku itu.
Jrenggg……jrenggg… coba tebak apa isinya…
“Agh,flasdisk??”,aku dan sipit mengatakan hal yang sama.
“tau gitu aku nitip kamu aja biar,masak ngomong aja kita barengan”
“gak apa-apa mb Indi,kita itu emang ditakdirin bersama-sama”
“udah-udah,,kamu ntar GR malah berabe.” Sambil ku lihat kantong itu barang kali ada yang lain,“maksudnya apa ya Pit ini?”
“gak tahu,coba dicari ada tulisan dari pengirim gak”
“Ini ada tulisan pit”,aku membaca sebuah memo kecil dari sang pengirim.
‘Indi,ini flas ada sesuatunya, dilihat pas pukul 20.20. gak boleh dilanggar’
Dari : pengirim flasdisk
“mb In,jangan-jangan dalemnya ada Syahrininya,tu ada sesuatu”
“Hahahaha,,,kamu itu aneh-aneh aja,mana muat Syahrini masuk flasdisk”
Aku masih bingung dengan ini,maksud dan isi dari flas ini apa. Kulihat sipit mebolak balik kantong itu.
“Kenapa pit,kok dibolak balik?”,anak satu ini aneh banget.
“ya ini kantong nyebelin mb In,gede kantongnya isinya Cuma flas. Gak ada makanan atau apa gitu”
Sambil gemesin pipinya,”kamu itu,makan mulu….udah kita pulang. Jadi gak sabar pengen liat isinya apa”
Setelah sepanjang jalan memikirkan isi flas,tak terlintas akan pikiran tentang Ihsan. Seakan beberapa hari ini aku dibuat amnesia tentang Ihsan. Aku juga tak mengenali tulisan tangan dari si pengirim. Sebuah tanda tanya besar dipikiran ini belum terjawab.
Malam sudah mulai larut,berulang mata ini melirik jam dinding namun seakan jam itu berputar sangat lambat. Sudah tek terhitung berapa kali mata ini melirik untuk menunggu pukul 20.20. rasanya tunggu sesuatu yang bikin penasaran itu sangat menyebalkan. Setelah menunggu beberapa saat sms masuk ke Hpku.
Dari : (085678901xxx) Sipit
Isinya apa mb Ind?
Aku segera mereplay sms sipit.
To : (085678901xxx) Sipit
Gak tau juga,ntar lagi aku buka.
Waktu yang ditunggu sudah datang,seperti anak yang mendapatkan hadiah aku sangat begitu antusias untuk mengetahui isi flas itu apa. Langsung ku buka dilaptopku dan hanya ada sebuah file yang berformat video. Bergegas aku membuka video tersebut.
Sebuah video ucapan selamat ulang tahun dari Ihsan. Disitu Ihsan menyanyikan lagu milik Ipang yang berjudul “Akhirnya Jatuh Cinta”,” Tak Ada gantinya”, “Tanpamu” yang merupakan lagu favorit kita. Didalam video Ihsan sambil bermain gitar menyanyikan lagu itu. Diakhir video itu Ihsan mengatakan sesuatu yang sangat menyentuh.
“aku sekarang tau siapa yang harus aku perjuangkan,ternyata kau harus memeprjuangkan kamu,bila cintaku dan cintamu bersatu aku yakin cinta ini kekal dan abadi utnuk selamanya karena kamu semangat hidupku”
Diakhir kata-kata dari Ihsan membuat aku menagis terharu dan senyum bahagia.
Beberapa saat kemudian ada yang mengetuk pintu rumah,sambil aku menghapus air mata ini aku beranjak untuk membukakan pintu.
Saat kubuka pintu,sebuah kejutan yang termanis yang aku terima.
“Happy bday to u… Happy bday to u…..”
Aku terkejut karena Ihsan datang bersama SIpit dan SIput. Biar jelas,siput ini adalah cowok Sipit,kita panggil Siput karena dia super karet dan lama kalau ada janjian jalan-jalan. Kalau janjian pergi bareng jam 08.00,dia bisa baru datang jam 10.00 karena kelamaan mandi.
Aku lanjutin ceritanya, Ihsan dengan membawa kue ulang tahun menyanyikan lagu ulang tahun bersama Sipit dan Siput. Dengan segera aku memeluk Ihsan dan memukul Ihsan karena aku sebel dan aku bahagia. Ihsan juga membalas pelukku sambil membisikan “happy bday sayangku,”
“makasih sayangku”, Ihsan juga mencium keningku.Dan aku kembali memeluknya.
“Eehmmmmmmm….”,sipit ma siput mengagetkan kami.
“Halooo…lilinya mau cair ni,mau ditiup gak ni?”,sipit langsung aja nerocos.
“Iya dong,kan kueku,hahhahaa… tapi masuk dulu yuk,,”
Setelah beberapa saat aku mentiup lilin ulang tahunku dengan sebuah doa dan ucapan terima kasih pada Allah karena udah ngembaliin Ihsan lagi. Untuk beberapa saat aku sedikit manyun ama Ihsan.
“sayang itu nyebelin tau,cuekin aku”
“jangan salahin aku aja,tu sipit ma siput juga. Mereka juga ikut andil dalam urusan ini”. Dengan segera aku menghampiri sipit m siput dan mencubit mereka.
“dasar kalian berdua,sengkongkol ya”. Dengan muka tak berdosa mereka hanya tertawa.
Dengan rasa kagen yang udah beberapa minggu gak manja-manjaan ma Ihsan. Aku mencubit karena aku masih sebel dikerjain.
“aduh sayang,ampun,,,”,diraihnya aku dan dipeluk sama Ihsan.
“maaf ya sayang buat kemarin-kemarin. Tapi aku gitu karena kau sayang. Love you sayang”
Dengan nada manja aku menjawab,”iya sayang. Love you too sayangku”
Untuk kedua kalinya,kami diganggu oleh sipit ma siput. “Hello,disini ada kami” siput bersuara untuk kali ini.
“ayo mb Ind,dipotong kuenya,masak mau diliat aja”
“dasar tukang makan,iya,iya,,tak potong ya”
Dan lebih nyebelin lagi,kuenya ditulisin ‘happy bday Indi. Semoga cepat gemuk’. Mereka itu ada –ada aja. Selanjutnya aku memotong kue.
Untuk potongan pertama aku memberikan kepada Ihsan. Dan sebuah kecupan manis dikening untukku dari Ihsan.
Untuk potongan selanjutnya sipit dan siput. Kami bercanda sambil menikmati kue ulang tahun.
“kok bisa kalian kerja sama,aku kasih tahu ceritanya dong”
Secara bersama-sama mereka tertawa,karena sudah berhasil mengerjain aku.
Cerita awal dimulai dari Ihsan, Ihsan mengajak siput dan sipit untuk ngerjain aku. Dan semua skenario sudah dirancang. Sipit selalu memberi informasi pada Ihsan tentang aku.
“sayang waktu malam itu aku telepon karena denger dari sipit kamu sedih banget. Aku gak tega jadi aku telepon”
“aghh,,nyebeliin sayang tu”
“hahahahaaaaaaaaa….” Mereka menertawakan kebodohanku.
“terus yang kasih flas dimotorku?kan syang kerja,sipit ma aku terus,mesti siput ya”,sambil tunjuk Siput.
Dengan senyumnya siput mengakui,”iya aku yang kasih flas kemotormu dan itu tulisanku. Kan kamu belum pernah liat tulisanku”
“aghh,,dasar siput,kamu itu”
Dan semua kembali tertawa karena melihat kebodohanku. Aku Cuma cemberut dan ikut ketawa.
Ternyata kejutan dari Ihsan belum berakhir.
“tutup mata sayang,gak boleh ngintip lho..”
“ada apa to?”
“ya udah tutup mata dulu,nanti kan tau. Tapi berdiri dong”
Aku mencoba menuruti semua kemauan dia dan aku penasaran apa yang akan diberikannya,karena flas dan kue sudah menjadi kejutan yang teka terlupakan.
“udah belum sih,lama banget”,dengan sebel karena gak sabar pengen tahu.
“ok,sekarang dibuka perlahan ya…”
Sedetik kemudian aku membuka mata,sebuah kejutan yang manis. Ihsan memberikanku sebuah cincin dan ia sambil berkata “mau kah kau berjanji untuk selalu menjaga dan mempertahankan hubungan kita dalam keadaan apapun?”.
Dia bertanya seperti itu karena kalau diajak nikah aku gak mau jadi gak mungkin kalimatanya “will you married me?” bakal langsung aku tolak,
Dengan rasa yang bahagia dan tak mampu berucap,aku hanya menganggukan kepala sebagai isyarat aku mau. Dan Ihsan pun memakaikan cincin itu dijari manisku. Dan sebaliknya aku. Setelah cincin ini tersemat di jari kami, Ihsan memelukku dan mengatakan sesuatu padaku,
“aku janji akan menjagamu.”
Dengan rasa yang tak bisa ku ungkapkan aku menjawab dari ucapan dengan,”aku juga berjanji hati ini untukmu”
Dan sipit mengagetkanku dengan ucapannya untuk siput,”sayang aku juga mau kayak gini”
“hahahahhahah,,,”,kami semua tertawa dengan ucapan sipit.
Malam kian larut dan tak terasa jam udah nunjukkin pukul 23.00. semua pamit untuk pulang. Namun aku sedih karena Ihsan juga pulang,aku masih pengen sama dia. Rasa kangenku sama dia belum terobati. Namun waktu yang bicara.Mereka akhirnya kembali kehabitat msing-masing(maksudku ke rumah masing-masing.)
“mb Ind,kita pulang dulu ya”,sipit dan siput bersalaman denganku untuk pamit.
“ok,,makasih ya buat kalian berdua”
“sayang,aku pulang dulu ya,langsung bobo ja,udah malem,”
“iya sayang,syang juga langsung bobo. Hati-hati ya,,”
“iya sayang,love you sayang”,kecupan kening untukku.
“love you sayang”
“udah mb Ind,ntar gak selesai-selesai kalau cium peluk mulu,” sipit ngiri ni,hehehe
“ya biarain,ni kan pacaraku,masak aku mau cium siput,boleh po?hahaha” aku menggoda sipit.
“ya gak boleh kok”
“sayang awas aja ya,” aku langsung dapet peringatan dari Leo dan Sipit.ahaahahah
Dan mereka pulang kerumah masing-masing. Malam ini bahagia yang tak terkira. Dan gak mungkin aku lupakan. Aku beruntung memiliki teman dan Ihsan yang menyayangiku.
Aku juga lebih bisa memaknai arti sebuah persahabatan dan kasih sayang.Dan aku berharap harapan yang aku inginkan terkabul,sebuah harapan yang tak akan ku ucapkan jika belum terjadi.
Di hari berikutnya kami kembali seperti biasa, Ihsan kembali normal. Hari terasa cepat hingga tak terasa sudah masuk bulan Mei. Dan yang paling aku senang karena 27 Mei adalah satu tahun kami berpacaran,aku ingin membuat suatu perayaan kecil dengan kejutan kecil dariku. Saat sebuah rencana manis aku susun rapi dengan penuh cinta. Sebuah kabar buruk yang menghancurkan sebuah rencana itu datang.
Saat beberapa hari sebelum hari itu saat dia datang kerumah sudah larut malam dan gak biasanya dia datang selarut ini.
“duduk dulu sayang,mau minum pa?”,aku mempersilakan dia duduk.
“makasih sayang,gak usah minum. Aku Cuma pingin malam ini ama sayang”,dengan senyum dia mengatakan itu.
Tersontak aku kaget dengan ucapannya.”Maksudnya apa?”
“gini,aku besok bakal berangkat berlayar ke India untuk waktu yang cukup lama”. Dia menghela nafas setelah mengahkiri ucapannya.
Aku hanya bisa diam saat mendengar itu semua. Aku tak dapat mengatakan apa-apa. Aku tak suka ini semua.
“sayangg…..”. dia membuyarkan lamunanku.”kamu gak apa-apa kan??”
“eh,,em,,sayng serius?sayng ini Cuma bercanda kan?”. Aku mencoba mencari jawaban kalau ini semua Cuma kebohongan dia. Karena dia sering sekali mengatakan itu.
“kali ini benar”,sambil dia mengeluarakan surat-surat sebagai tanda kalau kali ini dia tak berbohoong.
Aku memintanya danku teliti satu demi satu saurat-surat itu. Dan benar sebuah nama negara sebagai tujuan berlayar atas nama dia. Aku menaruh kembali surat itu dan bertanya,”berapa lama berlayar?” dalam hati ku pasti wkatu yang lama karena line/tujuannya jauh.
“2 tahun sayang aku akan pergi”
Aku tak tahu harus bagaimana lagi saat dia menjawab 2 tahun. Aku hanya terdiam,dia pun ikut terdiam karena dia tahu pasti aku gak bisa terima ini semua.
“sayang bohong kan?sayang boong ya?”,aku masih mencoba tak percaya. Namun saat tangan ini digenggamnya untuk mencoba meyakinkanku.
“sayng,aku bener besok bakal berlayar. Aku tau sayang bakal kesepian banget. Apalagi di sana nanti aku juga gak dapet sinyal. 2 tahun itu aku sebulannya hanya mendarat 2 hari sayang.”
Aku benar-benar terdiam tanpa sebuah sedikitpun ucapan yang aku keluarkan dari bibir ini. Aku membayangkan rencana kecilku di hari jadian kita hancur. Tangannya tetap menggenggamku untuk menguatkanku.
Sedetik kemudian air mata membasahi pipiku. Sebuah sentuhan manis darinya untuk menghapus air mata ini makin membuat aku menangis. Dan selanjutnya sebuah pelukan manis darinya. Aku menangis di dadanya dengan sebuah pelukan dan belaian dia dengan diciumnya keningku olehnya. Mungkin ini pelukan terakhirnya.
“sudah sayang,jangan gini. Nanti aku nangis juga,jelek kalau nangis. Cantiknya mana..”. dia masih mencoba menghiburku dan menggodaku.
Dengan perlahan aku lepas pelukan ini darinya.” Sayang,aku sayang banget ama kamu. Aku gak pengen jauh dari kamu. Tapi ini untuk masa depan,aku harus dukung kamu. Aku akan tunggu kamu di sini. Aku ingin kamu janji,2 tahun lagi kamu datang kerumahku”
“aku janji sayang.” Dia kembali memelukku sambil berucap,”awas aja kalau sayang punya pacar lagi,hehehe”
“agh,paling syang juga di sana”,mencoba gak mau kalah aku.
“aku aja bakal di air terus. Di kapal juga cowok semua. Ada juga ibu-ibu. Lagipula aku kan punya sayang yang bakal selalu ada”
“gombal sayang ki”
“biarin,yang penting gak gembel..hehehhe”
Kami kembali tertawa dan menikmati hari perpisahan ini hingga tengah malam.
“besok anterin aku ya,mau kan?”
“ok deh sayang,”
“tapi gak boleh cengeng ya”
“ya biarain kok,,masak pacar bakal pergi jauh gak boleh nangis”
Perlahan dia berdiri dari kursinya dan meraih tanganku kembali,”sayang janji ya gak macem-macem kalau aku tinggal. Inget cincin ini jadi saksi hubungan kita”
“Aku janji sayang”. Sambil ku tersenyum walaupun aku sedih.
“sayng aku pulang dulu ya,udah malam. Sayng bobo ya…”
“huem sayang,hati-hati ya”
“sampa ketemu besok ya sayang”
“ok sayang”. Dengan berat aku harus melepasnya pulang dan besok hari terakhirku bertemu dengannya.
Air mata ini memang tak bisa membohongi kesedihan hati ini. Perlahan menentes kembali. Aku jadi makin sedih,saat ahri-hari esok air mata ini menetes kembali siapa yang akan mengusapnya.
Semoga waktu 2tahun itu akan berjalan cepat dan hari-hariku tak berubah karena aku akan tetap menjaga hati ini untuknya. Untuk orang yang telah menyayangiku setulus hati.
Sebuah lagu yang menjadi kenangan manis untuk kami adalah “Ipang-akhirnya jatuh cinta”.
Semua terjadi tak ku sadari tak terpikir apalgi mimpi.Tapi ternyata kini ku tak lagi berdaya.Kau memang beda dari yang pernah ku rasakan.Hanya kau yang bisa merubah hatiku tk mungkin ada lagi yang mampu membuatku seperti ini.Semua berubah saat bersamamu tak mungkin ku dapat kalau tanpaumu,sangat ku nikmti mencitaimu bersamamu. Tapi ternyata kini aku sudah bersamamu…
Karena kesedihanku ini hanya sementara,karena aku percaya lelah ini hanya sebentar dan aku tak boleh menyerah walaupun ini tak mudah. Aku akan selalu ingat pesan dia untuk selalu tersenyum biar semakin mudah karena kesedihan ini hanya sementara.
Dan hari-hari sepiku akan terjadi. Semoga aku bisa jalani ini semua. Dan semoga 2 tahun lagi aka nada sebuah cerita manis yang berakhir dengan sebuah kebahagiaan.

Akhir Pertualangan Cinta Sang PlayBoy

Bicara tentang cinta, ya Boy dah biangnya. Si petualang cinta alias sang play boy ini akan mati-matian dan bila perlu sampe bersujud untuk merayu dan mendapatkan seorang cewek cantik. Sang play boy ini tidak akan pernah tahan bila sudah melihat cewek cantik melintas di depan matanya, seakan matanya tidak akan pernah berkedip untuk terus mengikuti langkah kaki sang cewek. Ya bila perlu sampe membuntuti dari belakang (emangnya mau nyopet, Boy?).

Singkat cerita Boy bakalan jungkir balik dah untuk mendapatkan sang cewek bila sudah naksir banget. Boy kagak perduli apakah nantinya itu cewek bakalan mau apa nggak? Apakah hubungannya nanti akan berlangsung lama atau nggak? Bagi Boy kudu mandapatkannya dulu, apapun caranya.

Lantaran cap play boy nya itu, si petualang cinta ini suka gonta ganti cewek (kayak baju aja Boy, digonta ganti). Tapi sayang dimata cewek-cewek di sekolahnya kartunya udah mati kagak bisa diperpanjang (kayak KTP aja ah). Sehingga sang play boy harus berpetuang di tempat lain, kecuali ada anak baru di sekolah ini yang kagak tahu dengan belangnya Boy.

Awal cerita neh. Pada suatu hari, Boy lagi ngebet banget sama Lila, adik kelasnya yang baru aja menjadi siswi di sekolahnya. Padahal saat itu, Boy sudah memiliki gandengan (kayak truk aja pake gandengan segala), si Ivon anak SMU 2.

”Jek, gua naksir banget nih ame anak baru,” kata Boy curhat dengan sobatnya Jaka yang biasa dipanggil Jek.

”Ah! Elo kagak boleh melihat barang baru apalagi yang cantik-cantik dan mulus-mulus,” jawab Jek. ”Tuh! Ada yang mulus, kenapa kagak lo embat aja sekalian?” lanjut Jek sambil tertawa menunjuk ke arah Pak Didin, guru Fisika yang jidatnya emang rada botak licin.

”Bercanda lu ah! Gua serius nih,” gerutu Boy.

Untuk cewek-cewek baru angkatan Lila, memang Lila bidadarinya. Orangnya cantik, putih dan tinggi lagi, perfect dah pokoknya. Tapi sepertinya bila dilihat, kayaknya Lila terlalu tangguh, lincah dan pinter untuk ditaklukan oleh sang play boy. Hati-hati Boy! Ini bakalan jadi batu sandungan buat lo. Lila juga terbilang cukup menonjol dan heboh diantara temen-temennya. Apalagi kalau sudah ngumpul maka suaranya akan lebih menonjol dan kedengeran kemana-mana.

Tapi dasar udah bergelar master play boy, akhirnya sang petualang berhasil juga dengan perjuangannya yang mati-matian dan bisa dibilang jungkir balik, rada susah banget memang untuk mendapatkan Lila. Akhirnya Sang play Boy berhasil meruntuhkan tembok hati Lila, runtuh oleh rayuan maut sang play boy yang memang sudah terkenal itu.

Ups! Tapi tunggu dulu sobat. Tadinya memang Lila belum tahu dengan Boy, tapi karena ia sudah lama temenan dengan Ivon, sehingga ia akhirnya tahu juga siapa Boy. Boy nggak tahu dengan situasi itu, ya karena asal seruduk aja kagak diselidiki dulu, siapa cewek yang bakal diseruduk (yah, itu tadi kelemahan si Boy maen seruduk aja. Kambing kali ya?) sorry Boy!.

Rupanya Sob, sang play boy sudah terperangkap dalam jeratan permainan cintanya sendiri. Boy terperangkap ke dalam skenario sandiwara cinta yang sudah dibuat oleh Lila. Lila memang menerima cintanya Boy, tapi ada maksud dan tujuannya. Itu bukan berarti ia mau berkhianat dengan temennya sendiri, Ivon. Karena skenario itu sudah ia beritahu sebelumnya kepada Ivon.

Lila yang cantik, lincah dan pintar ini, rupanya hanya ingin memberi pelajaran ekstra kurikuler kepada sang play boy. Dia tidak ingin kecantikannya dimanfaatkan hanya untuk dipermainkan, termasuk Ivon yang telah menjadi korbannya.

Walau terbilang anak baru, Lila termasuk cepat menyesuaikan keadaan dan peka dengan situasi perkembangan yang ada di sekolahnya, demikian juga dengan watak dan perilaku Boy yang sebaliknya akan menjadi korbannya. Ya, lantaran karena dia cukup gaul, sehingga sangat cepat mendapat kabar baru atau gosip-gosip dari teman-temannya.

Tapi secara naluriah wanita, mata hatinya tak bisa memungkiri, jika Boy terbilang cakep sehingga layak menjadi play boy. Wajar kalau Ivon pun jatuh cinta kepada Boy waktu itu. Cuma sayang kegantengan yang dimilkinya hanya untuk merayu dan berpetualang guna mendapatkan cewek-cewek cantik yang ia sukai. Boy lupa diri sehingga ia tidak tahu bahwa kaum cewek juga harus dan wajib dihargai dan disayangi, bukan untuk dipermainkan.

”La, elo kok mau aja menerima cintanya Boy. Nekat lu!” kata Mery merasa khawatir dan prihatin sama Lila. Wajar Mery khawatir, karena ia takut temannya yang cantik ini hanya akan menjadi boneka mainan, korban keserakahan cinta sang play boy.

”Terima kasih ya, Mer kamu telah mengingatkan dan menasehati aku. Aku tahu kamu khawatir kalau aku akan menjadi korban cintanya Boy. Tapi kamu tidak usah takut dan khawatir, aku sudah tahu kok siapa Boy sebenarnya. Aku menerima dia, bukan lantaran kegantengannya atau rayuan gombal murahannya. Lantas aku dengan begitu murahannya jatuh ke dalam pelukan Boy. Caranya dan rayuannya udah kuno terlalu konvensional, mudah ditebak, sayang,” kata Lila meyakinkan sobatnya Mery.

”Syukurlah kalau kamu sudah tahu siapa dia. Aku berdo’a moga kamu tidak terjebak dalam permainan cintanya Boy,” kata Mery lagi.

”Iya aku mengerti Sob. Tapi percayalah, sebenarnya skenario ini aku jalani ada maksud dan tujuannya, Mer. Tapi bukan berarti aku juga mau mempermainkan orang atau mau balas dendam sama cowok yang seperti ini, seperti yang pernah aku alami sebelumnya (ooo ...pernah mengalami bro). Gua hanya ingin dia bisa membuka mata dan hatinya, agar dia juga bisa menghargai kita sebagai kaum wanita yang secara fisik lemah dan butuh perlindungan. Kita bukan boneka yang hanya bisa dipermainkan untuk menjadi eksperimen cintanya kaum laki-laki.” Lanjut Lila.

”Baguslah kalau kamu punya pemikiran dan prinsip yang begitu luar biasa untuk memperjuangkan dan mempertahankan harga diri wanita,” kata Mery senang.

”Gua yakin, dia tidak akan bisa berbuat banyak dan macam-macam sama gua. Justru dia akan terperangkap sendiri dalam permainnan ini. Biar kelak dia tahu rasa, bagaimana rasanya kalau dipermainkan. Kuharap satu saat kelak dia nyadar telah menyakiti hati cewek-cewek yang telah menjadi korbannya.”

Bener. Dalam tiga bulan hubungan Lila dengan Boy, apa yang dikhawatirkan oleh Mery, benar-benar terjadi. Rupanya diam-diam Boy sedang menjalin hubungan dengan Kania, tetangga barunya Jek. Tapi bagi Lila itu bukanlah sebuah berita menakutkan, ibarat kesambar petir disiang bolong. Baginya itu bukan sebuah kejutan atau petaka baginya yang harus disesali dan yang ditakutkan oleh semua cewek. Apa yang akan terjadi kedepan semua sudah jauh ada dalam pikirannya. Itu pasti akan terjadi cuma menunggu waktu. Dalam pikirannya justru itu adalah awal petaka bagi Boy dan tentunya akan menambah serunya rencana permainan yang akan dibuat oleh Lila.

Ingat Boy! Ada pepatah mengatakan sepintar-pintar tupai melompat pasti akan jatuh juga, dan sepandai-pandai orang menyimpan kebusukan pasti akan tercium juga. Hukum karma pasti akan ada, Boy.

Elo bukan play boy, Boy. Elo lebih tepat dibilang bajing yang bajingan. Tunggu tanggal mainnya, lo. Semua akan berakhir, Boy. Gua akan beraksi, yang akan bikin lo bertekuk lutut di kaki gua, bisik Lila dalam hati.

Boy yang piawai dengan rayuannya dan ditambah dengan akting sempurna, bolehlah dibilang jagonya. Kata-katanya begitu manis dan santun dengan rayuannya akan membuat siapapun terkena tipu dayanya. Ditambah lagi dengan kepandaiannya mengatur strategi jitu dalam mengatur jadwal ngapel ke rumah pacar-pacarnya. Biar nggak dicurigai, ia selalu bilang kepada cewek-ceweknya, kalau ia ngapel nggak tergantung hanya pada malam minggu (kalau ngapelnya malam Jum’at, yasinan aja sekalian, Boy. He...he..he). Tetapi strategi seperti itu sudah duluan terbaca oleh Lila. (lagi-lagi terlalu konvensional, coy). Basi tau nggak! Sehingga Lila pun kagak terlalu mikirin banget tu anak mau ngapel atau kagak, termasuk pada malam minggu.

Melihat pertualangan sang play boy sudah over pede dan semakin menggila, karena denger-denger lagi, dia baru aja mau mendekati seorang cewek. Gila nggak tuh! Padahal ia belum lama menggaet si Lila (Gila bro! Lo doyan cewek apa lagi nuntut ilmu, Boy. Harus sampe berapa sih, cewek yang harus lo dapet, biar ilmu lo sempurna?).

Akhirnya Lila pun mulai mengatur rencana dan strategi pula buat ngerjain Boy. Seminggu sebelum menjalankan rencananya, Lila segera menghubungi Ivon. Sementara karena si Kania belum ia kenal, kemudian ia dan Ivon pun berusaha mencari dan menemui Kania. Setelah Lila dan Ivon menceritakan semua rencanya kepada Kania, mereka pun sepakat dan menjadi akrab sehingga mereka pun bersatu untuk menumpas kejahatan (kayak di sinetron silat aja).

Beberapa hari menjelang hari eksekusi terhadap Boy, ketiga bidadari itu pun sering berkumpul di rumah Lila dan berbagi cerita termasuk strategi nantinya. Merekapun akhirnya mempunyai tujuan yang sama yaitu membikin kapok dan mempermalukan si Boy, yang emang nggak punya rasa malu.

Sabtu, sehari sebelum rencana Lila dan temen-temennya dilaksanakan, mereka bertiga sengaja ngumpul di rumah Lila, karena hari itu rencananya Boy akan datang ke rumah Lila.

”Sebentar lagi Boy akan datang. Ntar kalian berdua ngumpet aja dulu di kamarku sambil nguping,” kata Lila mengatur strategi awal.

”Siplah!” jawab Kania.

”Terus langkah selanjutnya gimanah nih?” tanya Ivon pula.

”Nanti biarkan kita berdua seolah-olah enjoy dulu, ntar tugas kamu Von teleponin si Boy. Biar dia gelisah kita kerjain. Tapi ingat ini baru sebahagian dari rencana kita yang sebenarnya, karena rencana besar itu besok baru kita tumpahkan,” kata Lila ngejelasin.

”Oke kalau begitu,” kata Ivon sambil mengangguk dan bersemangat.

Tak beberapa lama setelah mereka bertiga ngerumpi, akhirnya Boy pun datang walaupun agak terlambat dari waktu yang telah dijanjikannya kepada Lila. Tapi itu semua tidak berarti bagi Lila, dan masa bodoh ah! baginya.

”Dasar jam karet,” bentak Lila pura-pura menggerutu seolah perhatian.

”Sorry deh telat dikit,” jawab Boy seolah tanpa dosa dan pede banget. ”Oya, gimana kalau kita keluar aja?” ajak Boy guna mengalihkah agar Lila nggak marah.

”Emangnya mau kemana?” tanya Lila asal.

”Terserah kemana, yang penting kita keluar aja,” kata Boy.

”Gua lagi males nih. Gua pingin di rumah aja,” jawab Lila penuh sandiwara. Sementara apa yang berputar dalam otak Lila, mampus ntar lo, nayawamu tinggal sedikit lagi, Boy.

Ketika Boy mau bicara lagi, tiba-tiba aja Hpnya berdering. Sementara dari raut wajahnya terlihat salah tingkah dan gugup banget, karena ternyata yang menghubunginya adalah Ivon. Gawat! Mati gue! pikirnya. Lila yang sudah tahu sebelumnya ambil gaya berpura-pura cuek dan nggak peduli banget, karena ia sudah tahu kalau itu dari Ivon.

”Bentar La,” kata Boy sambil meninggalkan Lila dari ruang tamu dengan penuh gundah menuju teras rumah, karena ia takut pembicaraannya didengar Lila. Padahal bagi Lila itu nggak penting banget.

”Halo Boy! Elo lagi dimana? Kok nggak jadi ke rumah kemaren?” tanya Ivon iseng seolah-olah ia berharap banget. Padahal ia hanya ingin menguji kejujuran Boy aja, walaupun sebenarnya dia sudah tahu apa jawabannya.

Ya nggak mungkin akan jujur orang seperti ini, abis emang sudah dari sononya nggak pernah jujur. Janjian mau ketemu dengan Ivon aja bisa batal. Ntah keduluan janjian dengan siapa saat itu sehingga nggak jadi ke rumah Ivon.

”Sorry ya, kemaren gua lupa. Gua sekarang lagi di rumah Jek,” jawabnya berbohong. Sementara matanya terus mengamati Lila di dalam rumah, karena khawatir kalau Lila nanti bisa mendengar pembicaraanya dengan Ivon. Bisa kiamat pikirnya.

Lo nggak perlu khawatir Boy, walau Lila nggak dengar, Lila nggak bakalan percaya sama elo. Jujur aja orang sudah kagak percaya sama elo, apalagi kalau elo berbohong.

Tapi sayang, rupanya suara Boy terdengar juga dengan Lila. ”Busyet! Sialan! Emang dasar buaya darat kampungan,” kata Lila ngomel sendiri dari dalam rumah. ”Elo lebih mentingin si Jek daripada kita-kita,” lanjut Lila lagi yang emang udah geram banget sama Boy.

”Elo lebih mentingin Jek daripada gua,” jawab Ivon pula dengan asal.

”Bukan begitu, sayang. Kemaren gua lupa ngasih tahu ke elo, kalau kemaren di rumah Jek lagi ada selamatan,” jawab Boy dengan penuh gombal kampungan. Sorry Jek, elo jadi tempat berlindung gua, bisik hati Boy.

Sayang kentut lo! bisik hati Ivon.

”Ya udah kalau begitu, sampe ketemu,” kata Ivon menutup pembicaraan.

Tak beberapa lama kemudian, dengan penuh salah tingkah si Boy pun kembali masuk ke dalam menemui Lila.

”Dari siapa sih?” kata Lila iseng pura-pura bertanya.

Kontan aja, mendengar pertanyaan Lila itu Boy terlihat serba salah dan salah tingkah, ia galau dan gelisah dengan wajah penuh dusta. Mampus dah!

”Dari Jek,” jawabnya santai.

Elo gak tahu kalau gua sudah tahu semua kebohonganmu. Dasar bajingan kampung, kata Lila ngedumel dalam hati. Lila pun kemudian diam seolah-olah percaya aja dengan jawaban Boy barusan. Baginya yang penting tujuan untuk mengerjain Boy harus lebih penting.

Boy yang emang sudah galau dan gelisah merasakan suasana sudah tidak nyaman, padahal nuansa di rumah Lila lagi nyaman dan adem. Akhirnya Boy pun terasa nggak betah dan pulang lebih cepat diluar dugaan Lila.

Keesokan harinya, yang merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh Lila, Ivon dan Kania untuk menghabisi dan menghentikan pertualangan sang play boy, Boy. Cukup sampe disini Boy, kata mereka bertiga.

Hari ini merupakan giliran Kania janjian ketemu dengan Boy. Mereka berdua sepakat ketemuan di kafe tempat pertama kali mereka bertemu, tempat pertama kali Kania menjadi korban rayuan gombalannya Boy. Boy benar-benar nggak nyadar kalau semuanya ini sudah diatur. Boy pun nggak nyadar kalau ia sudah masuk dalam sebuah perangkap skenario besar dari korban-korbannya sendiri.

Lila dan Ivon terlihat sedikit gelisah dan sudah tidak sabar menunggu kehadiran Boy. Mereka memang sudah pada duluan hadir di tempat itu dan berada di tempat yang tidak bisa dilihat oleh Boy.

Tepat pukul 20.00 wib, akhirnya Boy yang ditunggu-tunggu pun tiba langsung menghampiri Kania. Kania pun lantas berdiri dari duduknya menyambut kedatangan Boy.

”Sudah lama nunggunya?’” tanya Boy kepada Kania.

Basa basi doang lo! Bisik Kania dalam hati. ”Nggak, barusan aja aku disini,” balas kania juga dengan basa basi.

Lebih kurang tiga puluh menit sudah, Boy dan Kania berada di kafe ini sambil menikmati makanan yang mereka pesan, namun tiba-tiba aja Hp Boy berbunyi lantaran dihubungi oleh Ivon.

”Halo, met malam, Von,” kata Boy kalem membuka pembicaraan sambil menjauh dari Kania.

”Ya, malem,” jawab Ivon. ”Elo lagi dimana sih?” lanjut Ivon iseng bertanya.

”Gua lagi di rumah,” jawab Boy spontan.

Benar-benar bangsat, lo! Udah basi, telat lo ngelesnya! Bisik Ivon dalam hati. ”Kesini dong, gua lagi bete nih,” rayu Ivon sambil mencuil lengan Lila.

”Gua lagi capek banget, lagi males mau keluar. Sorry ya!” kata Boy pede dengan kebohongannya.

”Ya udah kalau begitu, nggak papa,” balas Ivon.

Setelah kontaknya diputus, Ivon dan Lila pun nggak bisa menahan tawanya sambil menutup mulutnya dengan tangan agar tidak didengar oleh Boy.

”Rasain lo, sebentar lagi dengan pembalasan kita. Waktu untuk pembinasaan lo tinggal menghitung detik doang, Boy,” kata Ivon bicara pelan dengan Lila.

Lila dan Ivon sudah benar-benar nggak sabaran untuk menghabisi Boy. Nasib baik lagi nggak berpihak, hukum karma sepertinya segera berlaku buat Boy. Sementara Kania sudah gelisah menunggu kehadiran kedua temennya untuk beraksi menjalankan skenarionya. Mereka bertiga memang sudah nggak sabaran mengacak-acak mukanya Boy dan menyiramkan jus mengkudu busuk kesekujur tubuh Boy, yang memang sudah mereka persiapkan dari rumah.

Malam itu merupakan malam yang naas dan apes bagi Boy. Dia harus mempertanggujawabkan atas semua perbuatannya terhadap ketiga cewek ini. Skenario yang diatur oleh Lila berjalan mulus. Boy yang lagi asik, tiba-tiba aja menjadi kaget nggak karuan melihat kehadiran korban-korbannya, Lila dan Ivon tiba-tiba datang secara bersamaan. Boy hanya terpaku diam menunggu eksekusi. Tapi dasar play boy tengik, dia berusaha terlihat santai, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Padahal dalam hatinya berkecamuk nggak karuan dan jantungnya berdebar kencang. Mampus dah gua! Pikirnya.

”Dasar bajingan! Buaye lu! Jadi ini kerja lo selama ini?” kata Ivon berang banget.

Lila yang nggak bicara, nggak tinggal diam. Lila lalu dengan semangatnya menyiramkan jus mengkudu tadi ke tubuh Boy. Pyuuuuur basah. Duh! Bau banget. Mampus deh lo, Boy!

Kania dan Ivon pun terus mencaci maki Boy habis-habisan. Lila yang sudah geram banget, akhirnya nggak tahan juga menahan emosinya, lalu dengan spontan menggampar muka Boy. Plaaaaaak, Boy tidak mengelak dan hanya diam.

Boy yang seperti maling ketangkap basah nggak bisa berkutik dan hanya diam dan pasrah tanpa perlawanan apa-apa dengan perlakuan ketiga cewek tadi. Mau bicara pun sudah nggak sanggup lagi. Mau ngeles pun sudah nggak bisa lagi. Ia seperti orang yang sudah kehilangan akal. Ia malu banget karena belangnya selama ini sudah ketahuan.

Dengan peristiwa itu membuat semua tamu di kafe pun tertuju kepada mereka berempat dan membuat membuat pengunjung heboh dan tertawa sambil bertepuk tangan melihat seorang cowok yang sudah basah kuyup menjadi bulan-bulanan tiga orang cewek. Rasain deh, Boy!

”Cukup sudah pertualangan cinta lo sama kita, Boy,” kata Lila sambil berlalu meninggalkan Boy berdiri sendirian.

Lila, Ivon dan Kania akhirnya pergi meninggalkan Boy sendiri. Boy pun akhirnya dengan perasaan malu banget pulang meninggalkan kafe yang menjadi neraka buatnya malam itu. Mimpi apa gua semalam, bisik hatinya seperti nggak percaya dengan apa yang telah terjadi.

Selama diperjalanan, mereka bertiga melepas tawa sejadi-jadinya di dalam mobil sedan yang dikendarai oleh Lila. Mereka pun merasa puas setelah sukses mengerjai Boy.

Makanya Boy, jadi orang jangan sombong banget dengan kegantenganmu, sehingga membuatmu lupa akan daratan. Kalau elo masih nggak nyadar juga, maka tunggu aja sebuah hukum karma yang mungkin lebih besar dari malam ini akan menghampirimu lagi. Percaya deh! Tuhan Maha Pengampun, kembalilah ke jalan yang benar, Boy.